Dicipline

TATA TERTIB SISWA

SMAK SANTO YOSEPH DENPASAR

Jl. Serma Kawi 4  telp. (0361) 236459 Denpasar-Bali

 

PEDOMAN UMUM

 

A.   KODE KEHORMATAN DAN JANJI SISWA

 

SMAK Santo Yoseph Denpasar dituntut untuk memanfaatkan jati dirinya dengan memahami, menghayati, dan melaksanakan Kode Kehormatan dan Janji Siswa, seperti berikut:

1.    Kode Kehormatan Peserta Didik

2.   Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

3.   Menyadari hak dan kewajiban peserta didik

4.   Hormat kepada Guru dan Orang tua

5.   Pantang mencontek

6.   Pantang menipu

7.   Pantang mencuri

8.   Pantang berkelahi

9.   Pantang memalak

10.Pantang berbuat Asusila

11.Pantang  menyalahgunakan NARKOBA

 

2.    Janji Peserta Didik

a.   Setia dan taat kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945

b.   Menjunjung tinggi nama baik sekolah dan almamater

c.   Mengakui hanya OSIS sebagai organisasi resmi di sekolah dan tidak membentuk organisasi selain OSIS

d.   Taat kepada peraturan  dan Tata Tertib  Sekolah.

e.   Menjunjung tinggi disiplin, bersikap sopan, jujur, dan adil terhadap sesama.

f.    Menjaga dan memelihara sarana dan prasarana sekolah sebagaimana menjaga milik sendiri.

g.   Menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekolah.

h.   Mengikuti pelajaran sekolah dengan sepenuh hati

i.     Menghormati bapak /ibu guru dan karyawan sebagaimana menghormati orangtua sendiri.

j.     Membina rasa kekeluargaan dan hormat kepada rekan-rekan almamater dan sesama

 

B.   MANFAAT DAN TUJUAN PERATURAN PESERTA DIDIK

 

1.   Peraturan ini disusun untuk menjadi pedoman pelaksanaan seluruh kegiatan peserta didik pada kehidupan sehari-hari baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.

2.   Peraturan peserta didik bertujuan membentuk pribadi siswa agar dapat memiliki sikap mulia sebagai kader penerus perjuangan bangsa yang beriman, bertagwa, jujur, berani, mandiri, bijaksana, dan bertanggung jawab dan dapat menjadi teladan bagi masyarakat dan lingkungannya.

 

C.   KETENTUAN DASAR

1.   Buku ini merupakan pedoman siswa untuk menegakkan tata tertib dan disiplin yang bersumber pada nilai-nilai luhur kepribadian bangsa seperti:

a.   Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

b.   Perda Kota Denpasar Nomor 7 Tahun 2013 tentang kawasan tanpa rokok.

c.   Visi, Misi SMAK Santo Yoseph Denpasar

d.   Kode Kehormatan dan Janji siswa

e.   Hasil rapat Dewan Guru SMAK Santo Yoseph Denpasar.

 

2.   Peserta didik SMAK Santo Yoseph Denpasar wajib memahami, menghayati dan melaksanakan nilai-nilai serta norma yang terdapat dalam Buku Peraturan Siswa ini, di dalam maupun di luar lingkungan sekolah.

 

3.   Setelah  menyelesaikan pendidikannya di SMAK Santo Yoseph Denpasar, siswa memiliki bekal ilmu pengetahuan dan kepribadian yang memadai untuk mengembangkan diri di masyarakat dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi di dalam maupun di luar negeri.

 

D.  TUGAS, HAK DAN KEWAJIBAN

1.     Tugas utama peserta didik adalah belajar dan selama mengikuti pendidikan di SMAK Santo Yoseph, wajib mengikuti seluruh kegiatan yang ditentukan oleh sekolah

2.     Peserta didik wajib memelihara peralatan dan fasilitas sekolah baik yang ada di ruang Kelas, Kantor maupun Laboratorium. Apabila menghilangkan atau merusakkan wajib melapor kepada guru wali kelas, guru praktik atau petugas yang bertanggungjawab.

3.     Peserta didik dengan sadar dan penuh rasa tanggung jawab wajib mentaati semua ketentuan, peraturan dan prosedur yang ditetapkan oleh sekolah maupun Yayasan.

4.    Peserta didik wajib menyelesaikan pembayaran SPP pada awal bulan selambat-lambatnya tanggal 10 setiap bulan.

5.     Peserta didik berhak mendapatkan pendidikan dan pengajaran, sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh sekolah.

6.     Setiap peserta didik berhak mengajukan saran untuk kemajuan sekolah, baik secara lisan maupun tertulis melalui MPK, guru, wali kelas, guru BK, untuk disampaikan kepada pemimpin sekolah.

7.     Peserta didik berhak mendapat 300 poin sejak  masuk SMAK Santo Yoseph Denpasar dan berusaha untuk tidak melakukan pelanggaran  supaya poin tersebut dapat dipertahankan sampai tamat.

 

E.  ORGANISASI

1.    Untuk menumbuhkan, melatih dan mengembangkan potensi kepemimpinan peserta didik, dibentuklah Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS). Seluruh kegiatan kesiswaan  dikoordinir oleh OSIS dengan pendampingan dari Pembina OSIS atau guru yang ditunjuk.

 

2.    Pembentukan organisasi siswa ditentukan dengan Surat Keputusan Kepala Sekolah dengan struktur sesuai ketentuan dan prosedur yang ditetapkan Departemen Pendidikan dan Kebudayan Nasional, dan ketentuan lain yang ditetapkan Yayasan. Pemilihan pengurus OSIS dilaksanakan secara langsung dan terbuka oleh siswa didampingi oleh Majelis Pembina OSIS (MBO). Hasil pemilihan disahkan oleh Kepala Sekolah dalam acara pelantikan.

 

3.    Untuk menjaga hubungan harmonis antara orangtua/ wali siswa dengan sekolah dan Yayasan dibentuk Komite Sekolah dan paguyuban kelas.

 

4.    Pengurus Komite Sekolah dipilih oleh orang tua/wali murid pada awal Tahun Pelajaran atau selambat-lambatnya 30 (tigapuluh) hari setelah proses pembelajaran dimulai.

 

F.   KEGIATAN KEAGAMAAN

1.    Seluruh peserta didik wajib melaksanakan doa pagi, siang dan pada saat pulang

2.    Peserta didik dibimbing melalui kegiatan pengajaran atau kegiatan keagamaan yang diselenggarakan di sekolah.

3.    Pelaksanaan doa, misa bulanan, natal, pesta pelindung sekolah, paskah dan pesta ulang tahun sekolah diselenggarakan sekolah.

4.    Pelaksanaan kegiatan keagamaan lainnya disesuaikan dengan kalender pendidikan dan dilaksanakan di tempat yang disepakati bersama.

5.    Pelaksanaan kegiatan keagamaan di dalam lingkungan sekolah tidak boleh bertentangan dengan prinsip-prinsip kerukunan hidup umat beragama.

 

 

 

G.   DOA BERSAMA

1.   Setiap hari peserta didik wajib berada di kelas pada pukul 07.10 Wita untuk menyanyikan lagu dan doa pagi. Doa hari Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Sabtu dalam bahasa Indonesia sedangkan hari Jumat dalam Bahasa Inggris.

2.    Petugas pemimpin doa wajib datang 10 menit sebelum ibadat pagi dimulai.

3.    Doa Angelus/ Ratu Surga  didoakan setiap hari pada pukul 12.00 Wita

4.    Doa penutup dipandu dari Piket.

 

H.  PENGASUHAN

1.    Pengasuhan bertujuan untuk membentuk peserta didik agar mampu menghayati dan mengamalkan nilai-nilai kejujuran, belas kasih, serta menguasai pengetahuan akademis dalam rangka pembentukan kepribadian dengan titik berat pada watak beriman dan taqwa, jujur, bertanggung jawab, mandiri dan bijaksana. Kegiatan pengasuhan meliputi pengasuhan mental, inteligensi dan jasmani yang dilaksanakan secara simultan dan terintegrasi.

2.    Peserta didik wajib aktif mengikuti kegiatan-kegiatan pengasuhan sebagai berikut:

a.    Pembinaan kehidupan mental spiritual meliputi seluruh kegiatan yang dilakukan peserta didik terutama kegiatan rekoleksi tahunan untuk mengembangkan dan memantapkan kesadaran berbangsa dan bernegara serta keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

b.    Pembinaan Kepemimpinan meliputi kegiatan yang harus dilakukan peserta didik untuk mengembangkan potensi kepemimpinannya melalui penugasan sebagai MPK, Pengurus OSIS, Pengurus Kelas, Pemimpin dan Petugas upacara bendera serta penugasan perseorangan lainnya. Pembinaan ini bertujuan juga untuk membina persahabatan yang sehat dan bermanfaat, memupuk rasa persatuan dan kesatuan, rasa tanggungjawab dan kebangsaan serta seluruh aspek-aspek kepribadian dalam hubungannya dengan kehidupan sosial siswa.

c.    Pembinaan karakter meliputi kegiatan yang wajib diikuti oleh seluruh siswa setiap akhir bulan melalui pembinaan wali kelas dan pendidikan nilai yang diikuti oleh peserta didik kelas X (sepuluh) setiap bulan Januari.

d.    Pembinaan Keterampilan Olahraga dan Kesehatan Jasmani meliputi kegiatan yang dilakukan peserta didik untuk mengembangkan dan memelihara kesehatan jasmani dan kemampuan serta prestasi olahraga. Pembinaan ini bertujuan untuk menanamkan jiwa sportif dan daya juang selain memelihara kondisi jasmani yang serasi, yang dapat mendukung pelaksanaan tugasnya sebagai peserta didik yang handal.

e.    Pembinaan motivasi belajar dan olah pikir, meliputi kegiatan yang dilakukan oleh peserta didik untuk mengembangkan dan memupuk daya kreasi, perhatian terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi, semangat berprestasi serta aspek-aspek kepribadian lainnya.

 

I.    BENDERA DAN LAGU KEBANGSAAN

1.    Setiap hari Senin ke-3 dalam bulan dan hari-hari besar nasional diadakan upacara penaikan bendera.

2.    Lagu kebangsaan dinyanyikan pada saat penaikan bendera, dan peserta didik yang bertugas wajib menyanyikan lagu kebangsaan dengan penuh semangat.

3.    Peserta didik wajib menunjukkan sikap hormat dan memberi penghormatan pada saat penaikan bendera.

Berita Lainnya
Agenda
E-Learning
Info Alumni
Statistik
Ikuti Kami
Akademik Fasilitas Ektrakurikuler Artikel Hubungi Kami Login Siswa

© 2013 SMA K Santo Yoseph Denpasar developed by vertico Indonesia. All rights reserved